Tingkatkan Kesiapsiagaan, SRT 35 Bandar Lampung Gelar Simulasi Mitigasi Bencana Bersama Tagana

BANDAR LAMPUNG – Dalam upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung mengadakan kegiatan simulasi mitigasi bencana yang berlangsung edukatif dan interaktif. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah dengan pengurus Tagana Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS).

Rangkaian acara diawali dengan sesi sosialisasi siaga bencana. Para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis bencana yang rawan terjadi di lingkungan sekitar. Materi yang disampaikan meliputi:

  • Pencegahan Banjir: Edukasi menjaga kelestarian alam.

  • Bahaya Kebakaran: Cara mendeteksi dini potensi kebakaran akibat korsleting listrik.

  • Gempa Bumi: Mengenali tanda-tanda alam dan langkah penyelamatan diri.

Puncak kegiatan ditandai dengan simulasi darurat di area asrama SRT 35 Bandar Lampung. Dalam suasana yang dirancang menyerupai kejadian aslinya, seluruh penghuni asrama mempraktikkan prosedur penyelamatan diri secara cepat, tepat, dan tenang menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

Pihak sekolah menegaskan bahwa simulasi ini bukan sekadar latihan fisik, melainkan upaya melatih kesiapsiagaan mental para siswa serta memastikan seluruh keluarga besar sekolah memahami jalur evakuasi dengan baik.

Kegiatan ditutup dengan pesan kuat bahwa meskipun bencana tidak dapat diprediksi kapan datangnya, kesiapan diri adalah kunci utama dalam menghadapinya. SRT 35 Bandar Lampung berkomitmen untuk terus menjadi sekolah yang tangguh dan tanggap terhadap bencana.